Milad ke-1 UNISMU Gelar Webinar Internasional: Pemateri dari Amerika dan Afrika, Peserta dari Seluruh Dunia

PURWAKARTA– Dalam rangka memperingati milad ke-1 Universitas Islam Dr. KHEZ Muttaqien (UNISMU), digelar sebuah webinar internasional bertajuk “The Role of Artificial Intelligence Based on the Perspective of Religion, Technology, Economy, Business, and Law”.

Acara yang berlangsung melalui platform Zoom ini berhasil menarik 640 peserta dari berbagai belahan dunia meliputi Benua Asia, Eropa, Afrika, dan Amerika dan disimak ribuan peserta di platform YouTube.

Ketua panitia sekaligus Wakil Rektor 1 UNISMU, Dr. Manpan Drajat, mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme para peserta.

“Webinar ini menjadi momen istimewa, bukan hanya untuk memperingati milad pertama UNISMU, tetapi juga sebagai langkah nyata universitas dalam mendukung diskusi akademik di tingkat internasional,” ujarnya.

Acara ini menghadirkan sejumlah narasumber terkemuka dari berbagai negara, yang membahas peran kecerdasan buatan (AI) dari perspektif multidisiplin, termasuk agama, teknologi, ekonomi, bisnis, dan hukum.

Keynote speaker adalah Prof. Dr. Sanusi Uwes, M.Pd., Rektor UNISMU. Dalam paparannya, beliau menyoroti pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam perkembangan teknologi, terutama kecerdasan buatan.

Selain itu, hadir pula Dr. Rowland Seyram Koku Dabi, seorang peneliti di Post Doctoral Programme, Virginia Commonwealth University (VCU), Virginia, Amerika Serikat. Ia menyampaikan materi bertajuk “The Benefits of Artificial Intelligence in Business”, yang membahas bagaimana AI dapat meningkatkan efisiensi operasional bisnis, menciptakan inovasi baru, dan memberikan keuntungan kompetitif bagi perusahaan.

Tak kalah menarik, Dr. Raymond Akantege, peneliti di Centre for Social Science Research, Institute of Research, Innovation, and Development, Kumasi Technical University, Ghana, juga menjadi pembicara utama.

Dalam presentasinya berjudul “The Role of Artificial Intelligence from the Perspective of Islamic Religion, Psychology, Economy, Business, and Technology”, ia menyoroti bagaimana AI dapat berperan sebagai alat untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor, dengan tetap mempertimbangkan nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran agama.

Peserta dari Berbagai Negara

Peserta yang hadir dalam webinar ini berasal dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, mahasiswa, hingga praktisi dari Indonesia dan luar negeri. Kehadiran peserta dari berbagai benua menunjukkan bahwa diskusi tentang kecerdasan buatan telah menjadi isu global yang relevan bagi semua pihak.

“Ini adalah bukti bahwa UNISMU mampu menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai gagasan dari seluruh dunia,” ujar Dr. Manpan Drajat.

Webinar ini diharapkan menjadi momentum awal bagi UNISMU untuk terus berkontribusi dalam diskusi akademik global dan menjalin kerja sama dengan berbagai institusi internasional.

Webinar ini mendorong kecerdasan buatan harus dimanfaatkan dengan bijak untuk kesejahteraan umat manusia.

UNISMU berharap acara ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan pengetahuan dan inovasi di berbagai bidang.

Selamat Milad ke-1 UNISMU! Teruslah menginspirasi dan menjadi mercusuar ilmu pengetahuan yang membawa manfaat bagi dunia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *